Lampung Selatan – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Lampung menggelar Capacity Building Penulisan Berita Ekonomi bagi jurnalis mitra media sebagai upaya meningkatkan kualitas pemberitaan ekonomi yang akurat, berimbang, dan berbasis data.
Di tengah derasnya arus informasi digital, tantangan jurnalis bukan lagi sekadar menyampaikan berita dengan cepat. Lebih dari itu, wartawan dituntut mampu menerjemahkan berbagai persoalan ekonomi yang kerap dipenuhi istilah teknis menjadi informasi yang mudah dipahami masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Elty Krakatoa, Kalianda, Lampung Selatan, pada 9–11 Juli 2026 itu menghadirkan Anggota Dewan Pers RI, Abdul Manan, sebagai narasumber.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Achmad P. Subarkah, berujar media memiliki posisi strategis dalam menjembatani komunikasi antara Bank Indonesia dengan masyarakat. Menurutnya, berbagai kebijakan moneter, inflasi, hingga stabilitas sistem keuangan sering kali menggunakan bahasa yang sulit dipahami oleh masyarakat awam.
“Jurnalis adalah kepanjangan tangan Bank Indonesia dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Dengan gaya bahasa khas media yang sederhana, isu-isu ekonomi yang selama ini bersifat teknis dapat disampaikan agar mudah dipahami masyarakat luas,” Ujar Subarkah.
Berikutnya, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan teknis penulisan, serta menghadirkan pemberitaan ekonomi yang positif, berimbang, dan berbasis data.
“Kegiatan seperti ini kami selenggarakan untuk memperkuat sinergi dan kinerja Bank Indonesia dengan profesi jurnalistik di Lampung. Dengan komunikasi informasi yang baik, kami berharap hari ini semua peserta mendapatkan ilmu baru dan dapat meningkatkan kualitas pemberitaan,” pungkasnya.
Selanjutnya, Pihaknya berharap melalui kegiatan ini pemahaman insan pers terhadap isu-isu ekonomi semakin meningkat sesuai pedoman dan kaidah baku jurnalistik serta kebahasaan Indonesia.
